Minggu, 04 Agustus 2013

Dear Sahabat Gue

Kebayang ga sih punya sahabat yang ga ada pedulinya sedikitpun sama kita. Aneh bangetkan? SAHABAT TAPI ENGGK PEDULI SEDIKITPUN. Menurut gue, sahabat kek gitu cocoknya dikasih sampan, terus suruh kelaut aja sekalian. Sedih bangetkan punya sahabat kek gitu.

Dan ternyata, itulah yang gue alami sekarang. Gue punya salah satu sahabat yang hanya datang dikala butuh aja. Kalau dia ga butuh gue, ya dia pergi sama kawan-kawannya. Gue sendiri gatau kenapa dia bisa melakukan itu sama gue. Padahal dia pernah bilang kalau "gue ini teman terbaik dia" tapi apa? dia tetap aja pergi kalau ga butuh gue.

Tapi akhir-akhir ini dia telah memutuskan untuk tidak mau bersahabat sama gue lagi. Yah, nyesel? sedikit. Kecewa? sedikit. Tapi mau gimana lagi. Mungkin memang ini jalan terbaiknya. Dia pergi, menjalani hidupnya sendiri. Gue juga pergi menjalani hidup gue sendiri.

Pesan gue buat dia "ga ada manusia didunia ini yang sempurna. orang yang sempurna itu hanya ada dinovel-novel remaja. Kalau ada yang menceritakan kejelekan kamu, kamu harus terima dan coba untuk memperbaikinya, apalagi itu dari sahabat kamu. Jika suatu saat nanti kamu sudah menemukan kebahagiaan mu, berbanggalah. Tapi jika dengan cara ini kamu tidak bahagia, intropeksi diri. Semua bisa diperbaiki jika kamu mau merubahnya"

SELAMAT TINGGAL SAHABAT SMA KU, KEHADIRANMU BANYAK MEMBANTUKU DAN MENGAJARIKU BAGAIMANA CARA MENGHADAPI KEHIDUPAN YANG MASIH FANA INI

Sabtu, 03 Agustus 2013

Kata Teman Nyokap Gue

Apasih cinta itu? kalian percaya ga sih sama yang namanya cinta? kalau saya sendiri sih kurang percaya yang namanya cinta. Bayangkan aja, uda 2 tahun jomblo tanpa cinta. Apa ga ngeselin tuh cinta. Saya uda perhatian sama dia, baik, selalu ada buat dia. Tapi apa balasannya "nothing" tidak ada, kosong, nihil, basi.

Gue uda bertemu dengan banyak cewek. mulai dari yang anak SMP, SMA, Mahasiswa, bahkan anak SD gara-gara gue frustasi. Tapi itu juga masih ditolak!! Gue pergi kekamar, gue cari kaca, gue bekaca, wajah gue ga jelek-jelek amat, cuma agak buruk aja dikit.

Masalah wajah, gue ga pernah percaya muka gue jelek. Soalnya orang yang paling gue sayangi selalu mengatakan gue ini tampan dan rupawan. Meskipun orang banyak bilang muka gue jelek, tapi orang yang gue sayangin ini selalu tidak pernah bosan mengatakn gue tampan. Dialah ORANG TUA gue. 

Tapi akhir-akhir ini dia jarang bilang gue tampan lagi, gatau kenapa. Malu mungkin karena waktu itu gue diajak ke pesta, terus orang yang ada dipesta itu ngeliatin kami berdua. Merasa haus, gue pergi ambil minum, orang tua gue gabung sama kawannya. Temen nyokap gue bilang "itu siapa sis, pembokat kamu ya.."

Sejak perkataan temen nyokop gue itu, gue jadi jarang dibawa ke pesta lagi. #kasian